Ida Bagus Gede Adhitya
Denpasar, 05 September 1976 · Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Mangupura — Bali
Skill Set Teknis
Embedded Systems
ESP32-S3 (arsitektur dual-core: Core 0 untuk Komunikasi & Kriptografi, Core 1 untuk Sensor & Aktuator), ESP8266, PlatformIO/Arduino Framework, kalibrasi sensor presisi tinggi (pH via ADS1115, optical dust PM2.5, gas O3), thread-safety & mutex, penanganan sentinel-value untuk sensor invalid.
Blockchain & Web3
Custom Rust Layer-1 Blockchain (CLI berbasis clap), tokenomics PRK & dNFT PERAK, ECDSA signing dari edge node ke chain, smart contract logic untuk validasi carbon credit anti-greenwashing.
Backend & Data Infrastructure
FastAPI (Python), PostgreSQL, InfluxDB Cloud, MQTT, Telegraf via Docker, pipeline sinkronisasi multi-node terparalel (ThreadPoolExecutor).
Frontend & PWA
Next.js 15 (3 aplikasi PWA produksi: Franchisee, Nasabah, QR-Scan, plus Dashboard publik), Web NFC API (kartu NTAG213), integrasi QR code, sistem autentikasi end-to-end.
DevOps & Jaringan
Docker Compose multi-service, topologi WireGuard Hub-and-Spoke (skema pengalamatan IPv6 custom ber-geocode wilayah), VPS berbasis Ubuntu Server LTS, monitoring proaktif via Telegram Bot alerting.
Metodologi Kerja
Zero-Hallucination Engineering (verifikasi kode sebelum aksi), Progressive Hardware Isolation (diagnosis sistematis firmware→hardware), AI-Assisted Iterative Development.
Karakter & Filosofi Kerja
Saya adalah insinyur yang percaya bahwa krisis lingkungan tidak diselesaikan hanya dengan niat baik, tapi dengan presisi rekayasa yang bisa dipertanggungjawabkan — setiap milivolt kalibrasi pH, setiap baris kode konsensus blockchain, setiap kabel WireGuard yang mengalir dari VPS ke edge node di lapangan. Bagi saya, teknologi dan filosofi bukan dua hal terpisah: prinsip leluhur Bhuta Ya Dewa Ya — mengubah polusi (Bhuta) menjadi nilai (Dewa) — adalah spesifikasi teknis, bukan sekadar slogan. Saya membangun PERKASA sebagai bukti bahwa ekonomi sirkular, keuangan regeneratif (ReFi), dan rekayasa mekatronika presisi tinggi bisa berjalan dalam satu sistem yang sama, tanpa mengorbankan integritas ilmiah maupun kearifan lokal.
Cara kerja saya selalu lintas bidang: proyek yang sama menuntut kompetensi ekonomi-bisnis (skema tarif 40/60, model KSO franchise), filsafat dan kearifan lokal (Sedulur Papat Kalimo Pancer, Tri Hita Karana), mekatronika (kalibrasi sensor fisik), hingga ilmu pengetahuan dan teknologi (blockchain, data pipeline). Di semua bidang itu saya konsisten memegang satu prinsip yang sama: verifikasi sebelum klaim — bukan hanya di kode, tapi di setiap keputusan yang saya ambil.